Standar Kompetensi Akuntan di Indonesia
Standar Kompetensi Akuntan Indonesia
IAI sudah menetapkan baku Profesional Akuntan Publik (SPAP) maka Akuntan publik wajib berpedoman SPAP , terkait menggunakan baku auditing. ada baku awam, baku pekerjaan lapangan serta standar pelaporan pada dalam baku auditing (SPAP,2001) :
1. baku umum
pada melakukan proses audit asal auditor harus memiliki keahlian dan pengetahuan yg cukup.
Auditor wajib mampu mempertahankan seluruh hal yang berkaitan menggunakan independensi serta perikatan.
waktu melakukan proses investigasi serta pembuatan laporan keuangan, auditor wajib memakai kemahiran dan pengetahuannya secara teliti dan benar-benar-benar-benar.
2. baku Pekerjaan Lapangan
Sebelum pekerjaan dilakukan, pekerjaan harus direncanakan serta disiapkan menggunakan baik serta apabila menggunakan asisten wajib disupervisi dengan semestinya.
wajib dapat menguasai struktur pengendalian intern untuk melakukan perencanaan audit dan memastikan adanya sifat dan lingkup pengujian yang akan dilakukan.
wajib mampu memperoleh bukti audit yg kompeten dan dapat dipercaya guna mendukung pendapat terhadap laporan keuangan yg sudah diperiksa. Hal yang perlu dilakukan buat memperoleh bukti yg kompeten yaitu melalui inspeksi, pengamatan, pengajuan, pertanyaan serta konfirmasi.
tiga. standar Pelaporan
Laporan yang disajikan sang auditor wajib sesuai prinsip akuntansi yang berterima awam.
harus ada pernyataan Jika terdapat kemungkinan ketidak konsistenan pada penerapan prinsip akuntansi dalam laporan auditor baik laporan keuangan periode berjalan juga akuntansi periode sebelumnya.
Infomasi dalam laporan keuangan harus mampu disajikan secara jelas dan memadai.
Auditor pada menyampaikan opini terkait laporan keuangan harus bisa memuat secara holistik suatu asersi.
dengan demikian, audit berperan dalam mengatasi perbedaan pendapat antara manajer dengan pemegang saham yang pula melibatkan pihak luar buat merogoh keputusan terhadap laporan keuangan. dalam pengambilan keputusan para pengguna laporan seperti para pemegang saham sesuai laporan keuangan yang telah dirancang sang auditor.
Auditor berperan penting pada menyampaikan pendapat terkait laporan keuangan perusahaan. dengan demikian, auditor harus memberikan opini audit yg berkualitas sehingga dapat mengurangi ketidaksepakatan antara pihak manajemen dan pemilik.
artikel lain :



