
Aplikasi Youtube Tanpa Iklan Dihapus Usai Dipaksa Google
Aplikasi YouTube Vanced yg tengah populer karena tanpa iklan sudah dilarang operasinya selesainya menerima ancaman hukum asal Google selaku pemilik YouTube.
Pembuat Vanced telah mengungkap proyek tadi akan ditutup dalam beberapa hari mendatang, tautan unduhan akan dihapus.
Meskipun software akan terus berfungsi buat siapa saja yang telah menginstalnya di Android, tanpa ada pembaruan di masa mendatang maka perangkat lunak kemungkinan segera berhenti berfungsi.
Pemilik Vanced berkata mereka wajib menghentikan proyek ‘sebab alasan hukum’.
Google mengirim surat penyetopan operasi baru-baru ini ke pengembang Vanced, yang memaksanya berhenti mendistribusikan dan mengembangkan perangkat lunak.
Baca Juga : Mark Zuckerberg Ungkap NFT Segera Masuk Instagram
“Kami diminta buat menghapus seluruh surat keterangan ke ‘YouTube’, membarui logo, dan menghapus semua tautan yg terkait produk YouTube,” istilah perwakilan berasal tim Vanced pada pesan Discord pada The Verge.
Vanced merupakan perangkat lunak YouTube pihak ketiga buat Android, memungkinkan pengguna YouTube memblokir semua iklan video di YouTube tanpa berlangganan Premium.
Dikutip berasal Android Authority, Vanced jua menyertakan tema hitam dan penyesuaian yg tak ditawarkan di perangkat lunak resmi YouTube buat Android.
Pada tahun kemudian Google pula memaksa dua bot musik di aplikasi Discord ditutup, sebelum akhirnya mengintegrasikan YouTube menggunakan dukungan iklan ke Discord.
Bot musik Rythm dan Groovy Discord jua menghindari iklan pada layanan tersebut, memungkinkan pengguna Discord mendengarkan musik bersama tanpa iklan.



