
Perusahaan Antivirus Rusia Kaspersky Masuk Daftar Hitam AS
Perusahaan anti virus Rusia Kaspersky Lab masuk ke pada daftar hitam Amerika perkumpulan (Alaihi Salam) di Jumat (25/tiga). Kaspersky dimasukkan ke daftar tadi sang Komisi Komunikasi Federal (FCC) karena diklaim bisa mengancam keamanan nasional AS.
FCC memasukkan Kaspersky ke pada daftar beserta China Telecom (Americas) Corp (0728.HK) and China Mobile International USA (0941.HK). Daftar tersebut berisikan penyedia perlengkapan dan layanan komunikasi yg diklaim bisa mengancam keamanan nasional.
Tahun lalu, 5 perusahaan China lebih dulu masuk ke pada daftar tersebut, di antaranya Huawei Technologies Co (HWT.UL) serta ZTE Corp (000063.SZ).
Sebagai berita,Kasperksy adalah perusahaan Rusia pertama yg masuk ke dalam daftar tadi.
“[Pembaruan daftar] akan membantu mengamankan jaringan kami dari ancaman yang disebabkan oleh entitas yg didukung negara China serta Rusia yg berusaha terlibat dalam spionase dan Bila tidak membahayakan kepentingan Amerika,” kata Brendan Carr Komisaris FCC, mirip dikutip Reuters.
Baca Juga : Dampak Salju di Puncak Jayawijaya Papua Meleleh
Sebetulnya pemerintah AS semenjak lama telah mengatakan penggunaan Kaspersky dapat memnbuat jaringan internet Amerika rentan terhadap serangan Rusia. Maka berasal itu AS telah memblokir produk anti virus Kaspersky dari jaringan federal di 2017.
Meski demikian, Kaspersky berulang kali membantah keterkaitan perusahaannya menggunakan pemerintah Rusia.
Lebih lanjut, FCC tidak mengaitkan pencaplokan Rusia ke Ukraina menggunakan masuknya Kaspersky ke pada daftar hitam maupun imbauan Presiden Joe Biden perihal kemungkinan agresi siber Rusia.
Menanggapi hal ini, Kaspersky menyayangkan langkah yang dilakukan FCC dan menyebutnya dilakukan dengan ‘berlandaskan ego politik’.
“[Langkah itu] tidak berdasar serta adalah respons terhadap iklim geopolitik daripada penilaian komprehensif atas integritas produk serta layanan Kaspersky,” istilah perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.



