
BPMBKM UMA Ajak Calon Mahasiswa Kenali Beasiswa YPHAS
Universitas Medan Area (UMA) terus menjangkau lebih banyak calon mahasiswa. Kali ini, UMA menggelar sosialisasi beasiswa YPHAS secara interaktif dan informatif. Dalam kegiatan ini, tim kampus menyampaikan informasi program beasiswa dengan pendekatan yang mudah dipahami. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang promosi kampus kepada calon mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Minat, Bakat, dan Karir, Dr. Rizkan Zulyadi, SH, MH, menyampaikan komitmen UMA dalam memperluas akses pendidikan. Ia menegaskan bahwa kampus terus mendorong masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi melalui berbagai program beasiswa. Ia juga menambahkan bahwa penyampaian informasi beasiswa ini secara langsung ikut memperkenalkan UMA ke masyarakat luas.

Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., turut menyuarakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia mengimbau calon mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Menurutnya, program beasiswa mencerminkan komitmen UMA dalam mendukung generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas.
Kepala Biro Pengembangan Minat, Bakat, dan Karir Mahasiswa, Indah Apriliya, SP, M.Si, menjelaskan berbagai jenis beasiswa yang tersedia. Ia menyebutkan bahwa beasiswa ditawarkan bagi mahasiswa baru dengan saudara kandung yang menjadi dosen atau pegawai UMA. Selain itu, UMA juga menyediakan beasiswa rangking bagi mahasiswa dengan prestasi akademik. Ia mengingatkan bahwa pendaftaran berlangsung hingga Juli 2025. Seluruh proses pengajuan dilakukan melalui aplikasi Sikemal.uma.ac.id.

Perwakilan dari Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PD-AI), Azizi Mukmin Aulia, S.Kom, turut memberikan panduan teknis. Ia menunjukkan cara mendaftar beasiswa secara digital. Mahasiswa mengikuti tahapan login, mengisi data, lalu menunggu proses verifikasi. Semua proses berlangsung secara daring.
Melalui kegiatan ini, UMA berharap semakin banyak calon mahasiswa memanfaatkan program beasiswa yang tersedia. Kampus juga ingin membuktikan komitmennya dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif.



