Cara Merawat Dinding Rumah
Cara Merawat Dinding Rumah
Seperti yang sudah dijabarkan di atas, dinding rumah bisa dibangun dari berbagai material, seperti batu bata merah, kayu, kaca, batako, GRC, hebel, dan lain sebagainya. Setiap material tersebut tentunya butuh perawatan spesifik yang berbeda.
Dan berikut ada beberapa hal mendasar yang penting untuk Anda ketahui terkait cara merawat dinding rumah.
1. Bersihkan Secara Berkala
Agar dinding rumah selalu bersih, bersihkan secara berkala. Singkirkan jaring laba-laba dan debu menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sikat halus. Atau gunakan kain lembap. Meski ada noda di dinding, hindari menggosok dengan kain atau sikat terlalu bersemangat.
Noda memang hilang, tapi warna dinding bisa jadi belang. Jika ada noda oleh benda yang mengandung minyak, seperti percikan minyak goreng, lipstik, atau crayon warna, Anda bisa membersihkannya menggunakan kain lembap dan sabun cuci piring.
2. Perhatikan Kelembapannya
Tingkat kelembapan yang tinggi, baik karena cuaca, rembesan air, atau kondisi dalam rumah, akan membuat cat dinding memudar dan mengelupas. Bahkan dinding jadi rentan ditumbuhi lumut. Tak hanya tak enak dipandang, ini juga tak baik untuk kesehatan penghuni rumah.
Selalu perhatikan segala yang berhubungan dengan air di sekitar dinding, seperti talang air, pipa pembuangan air. Air yang merembes ke dinding lama kelamaan akan membuat dinding rapuh.
Jika Anda menemukan lumut, gunakan cairan pembersih lumut yang dijual di toko. Jika iklim dan kondisi udara di tempat Anda sangat lembap, Anda bisa menggunakan alat dehumidifiers untuk mengurangi kelembapan udara.
3. Jangan Lukai Dinding
Seperti kulit, dinding juga bisa tergores, gompel, dan terkelupas karena banyak hal. Salah satunya karena bersinggungan dengan perabot. Hindari hal ini dengan memberi jarak antara dinding dan perabot. Atau gunakan karet atau selotip pada bagian perabot yang bersentuhan dengan dinding.
Gunakan teknik seperti merekatkan selotip pada daerah yang akan dipasangi paku, agar tak gompel saat dipaku. Kalau dinding sudah terlanjur tergores dan gompel, tambal menggunakan dempul dan cat kembali.
Artikel lainnya.
https://bakri.uma.ac.id/kelebihan-batu-batako/



