Gambaran Umum Fisiologi Tumbuhan Dan Biokimia
Gambaran Umum Fisiologi Tumbuhan Dan Biokimia
Fisiologi tumbuhan adalah subbidang botani independen yang terutama berkaitan dengan fungsi fisik, atau anatomi, berbagai tumbuhan. Selain fisiologi tanaman, disiplin terkait termasuk genetika tanaman, fisiologi tanaman, fitokimia, virologi, biostatistik, genetika, fisiologi sel, kimia, etologi, zoologi dan botani. Ini juga termasuk taksonomi, bidang studi ilmiah yang mempelajari hubungan antara organisme dan lingkungannya. Ini menggabungkan prinsip dan teknik studi yang relevan dengan proses biologis dan sifat makhluk hidup. Fisiologi tanaman dan aplikasinya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil pertanian dan kualitas hidup tanaman.
Area fokus utama dalam fisiologi tanaman adalah peningkatan hasil, pertumbuhan tanaman, pemuliaan bunga, penyerbukan, buah-buahan dan pohon, pohon buah-buahan, pengembangan tanaman dan biologi reproduksi. Faktor hasil mengacu pada produktivitas tanaman dalam kaitannya dengan tanah yang didedikasikan untuk menanamnya. Fisiologi tanaman tanaman berbunga telah menjadi bidang yang menarik karena perannya dalam pertumbuhan tanaman. Bunga adalah proses transpirasi di mana air digunakan untuk memfasilitasi fotosintesis. Ini memfasilitasi proses fotosintesis yang panjang dan berkelanjutan di mana gula diubah menjadi pati dan pati kemudian disimpan dalam xilem atau calcarea dan digunakan untuk membentuk makanan. Tanaman berbunga tunduk pada tiga proses utama; transpirasi, respirasi dan difusi.
Dalam fisiologi dan biokimia tumbuhan, berbagai komponen tumbuhan dikategorikan berdasarkan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain. Saraf simpatis mengontrol kontraksi otot simpatis dan vasodilatasi, sedangkan kelenjar neuroendokrin dan reseptor vaskular memberi sinyal pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai. Ada juga pembagian berdasarkan proses dimana energi digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhan; fotosintesis, respirasi dan difusi semua memainkan peran penting.
Fisiologi tanaman dan biokimia fotosintesis adalah dasar bagaimana tanaman mengakumulasi karbon dioksida, sumber energi untuk metabolisme aerobik organisme hidup. Fotosintesis adalah proses kehidupan yang paling dominan pada tumbuhan, menghasilkan sebagian besar karbon dioksida di tanah yang dilepaskan ke udara. Ini adalah proses membatasi diri yang mengontrol jumlah karbon dioksida di dalam tanah. Karbon dioksida merupakan salah satu polutan yang menyebabkan pemanasan global.
Fisiologi tanaman dan biokimia proses respirasi dan transportasi nutrisi di seluruh pertumbuhan tanaman mengikuti pola yang sangat spesifik. Nutrisi dipindahkan ke daun dan batang melalui angin, air atau udara, sementara bahan limbah diangkut ke sistem akar di mana mereka berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Selama proses fotosintesis, karbon dioksida dilepaskan dari tanaman sebagai bagian dari proses respirasi dan diangkut ke akar di mana ia diubah menjadi gula melalui transpirasi. Nitrogen diangkut ke pucuk dan akar, di mana ia berfungsi sebagai sumber energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman baru.
Dalam fisiologi tumbuhan umum dan biokimia fotosintesis, dua kategori besar proses yang terlibat: transportasi nutrisi dan transportasi bahan limbah. Proses transportasi nutrisi terjadi melalui angin, air, dan fotosintesis. Bahan limbah sebagian besar berkontribusi pada akumulasi dalam sistem akar oleh bahan tanaman mati dan detritus. Bahan-bahan ini melepaskan nutrisi ke lingkungan ketika mereka membusuk atau rusak. Tumbuhan di lingkungan alaminya sangat efisien dalam pengangkutan nutrisinya dan menggunakan kurang dari 1% kalori dalam limbah yang mereka kumpulkan.



