
Hari Bumi 2022, Google Doodle Ungkap Contoh Ngeri Efek Perubahan Iklim
Google Doddle memperingati Hari Bumi 2022 menggunakan menampilkan potret dampak perubahan iklim asal tahun ke tahun menggunakan model konkret pada aneka macam lokasi, termasuk Gunung Kilimanjaro, Tanzania, Afrika.
Potret tersebut ditampilkan Google menggunakan memakai gambaran real timelapse berasal Google Earth Timelapse berasal empat sudut Bumi yang berbeda.
Harz Forests yan dulunya bewarna hijau akibat tertutup pohon serta dedaunan sekarang berubah rona menjadi cokelat. Perubahan itu diakibatkan agresi kumbang kulit kayu yg sebagai hama sebab kenaikan suhu dan kekeringan parah Dari tahun 1995 sampai 2000.
Dilansir situs resmi liga Bangsa-banga (PBB), perubahan iklim mengacu di perubahan jangka panjang pada suhu serta pola cuaca. Pergeseran ini terjadi secara alami, seperti melalui variasi siklus surya.
Namun Sejak tahun 1800-an, aktivitas insan telah menjadi penyebab primer perubahan iklim, terutama dampak pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas.
Baca Juga : DANA Serap Perjuangan Kartini Berdayakan Teknologi untuk Perempuan
Pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca yang bekerja seperti selimut yg melilit Bumi, membuat panas mentari serta mempertinggi suhu.
Contoh emisi gas tempat tinggal kaca yg mengakibatkan perubahan iklim termasuk karbon dioksida serta metana. Ini dari berasal penggunaan bensin buat mengendarai mobil atau batu bara buat memanaskan gedung, contohnya.
Pembukaan lahan dan hutan juga dapat melepaskan karbon dioksida. tempat pembuangan sampah ialah sumber utama emisi metana. energi, industri, transportasi, bangunan, pertanian dan tata guna huma termasuk di antara penghasil emisi primer.
Melalui potret tadi Google seolah ingin menghasilkan para penggunanya menyadari betapa menyeramkannya perubahan iklim yg terjadi. Penduduk Bumi diminta ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi melalui perubahan iklim tersebut.
“Bertindaklah sekarang dan bersama-sama demi hidup lebih berkelanjutan serta menghindari dampak terburuk dari perubahan iklim,” dikutip asal Google Doodle.



