Jenis dan Contoh B2C
Jenis dan Contoh B2C
Terdapat berbagai jenis B2C yang bisa diterapkan oleh perusahaan. Dari sekian banyak model bisnis B2C, berikut ini 5 jenis paling populer serta contohnya.
1. Penjual Langsung
Jenis pertama yang paling sering digunakan pada B2C adalah direct seller atau penjual langsung. Dalam hal ini yang menjadi penjual adalah bisa bisnis UMKM hingga perusahaan besar.
Mereka menggunakan berbagai media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memasarkan barang atau jasanya kepada konsumen. Terkadang juga mereka menciptakan website sendiri, contohnya Bro.do, Uniqlo.com.
2. Berbasis Periklanan
Jenis berikutnya dari B2C adalah perusahaan memasarkan produknya melalui website atau e-commerce namun berbasis periklanan di portal website tertentu. Umumnya, mereka membuat konten iklan yang unik dan menarik sehingga dapat mengajak pengunjung website untuk membeli produknya. Contoh: display ads di website-website berita.
3. Berbasis Biaya
Jenis B2C berbasis biaya adalah perusahaan yang mengandalkan konsumen langganan berbayar. Pada umumnya, perusahaan menawarkan konten yang hanya dapat dinikmati secara penuh oleh konsumen setelah berlangganan.
Perusahaan dengan jenis B2C berbasis biaya ini biasanya bergerak di bidang media dan hiburan. Contohnya Netflix, Disney Plus Hotstar.
4. Perantara Online
Jenis selanjutnya dari B2C adalah melalui perantara online yang berarti perusahaan tidak menghasilkan produk secara langsung. Kebanyakan dari mereka hanya menyediakan platform sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Perusahaan mendapat keuntungan atas komisi bagi hasil dari setiap transaksi di dalamnya. Contohnya Traveloka, tiket.com.
5. Berbasis Komunitas
Lalu, jenis terakhir dari B2C adalah perusahaan memasarkan produknya melalui forum komunitas online. Terdapat banyak komunitas yang ada saat ini seperti Facebook, Kaskus, dan sebagainya.
Forum tersebut menjadi wadah berkumpulnya orang-orang yang memiliki peminatan di bidang sama, misalnya hobi, olahraga, dan travelling. Maka dari itu, Anda dapat menjual produk langsung kepada forum komunitas tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan B2C
Setelah mengetahui pengertian dan contoh B2C, hal berikutnya yang perlu Anda pahami yaitu kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan
Kelebihan B2C adalah:
Bisnis B2C biasanya menjangkau konsumen lebih luas, khususnya di bidang bisnis online
Bisnis B2C lebih hemat terhadap biaya tambahan yang diperlukan oleh sebuah bisnis
Kekurangan
Sementara kekurangan B2C adalah:
Bisnis yang memberlakukan model B2C sangat bergantung pada konsumen
Bisnis B2C biasanya mempunyai kompetitor lebih banyak dibandingkan bisnis B2B, sehingga Anda perlu membuat produk lebih unggul dan menonjol daripada bisnis lainnya
Itulah pembahasan yang sudah di rangkum mengenai apa itu B2C. Pada intinya, model B2C adalah bisnis yang bisa dilakukan oleh siapapun baik itu bisnis kecil hingga besar. Tertarik untuk mencobanya?
artikel lain :



