
Makna Istilah ‘Humblebrag’, Bahasa Gaul yang Sering Digunakan di Media Sosial
Di era media sosial, berbagai istilah baru terus bermunculan dan menyebar dengan cepat. Salah satu yang sering terdengar adalah “humblebrag.” Istilah ini menggabungkan dua kata yang bertolak belakang, yaitu “humble” (rendah hati) dan “brag” (membanggakan diri). Banyak pengguna media sosial memakai kata ini untuk menggambarkan seseorang yang menyampaikan prestasi atau kelebihannya dengan cara yang tampak rendah hati, namun sebenarnya bertujuan untuk pamer.
Asal Usul Humblebrag
Humblebrag mulai populer ketika komedian Harris Wittels mencetuskan istilah ini di Twitter pada tahun 2010. Ia memperkenalkan humblebrag sebagai bentuk ejekan terhadap orang-orang yang, meski terlihat rendah hati, sesungguhnya ingin memamerkan pencapaian mereka. Sejak itu, istilah humblebrag dengan cepat masuk ke dalam percakapan sehari-hari di dunia maya, terutama di platform seperti Instagram, Twitter, dan Facebook.
Contoh Humblebrag di Media Sosial
Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat beberapa contoh humblebrag yang sering muncul di media sosial. Misalnya, seseorang mungkin menulis di Twitter, “Aku benar-benar lelah harus bepergian ke luar negeri setiap bulan untuk urusan pekerjaan.” Meskipun terdengar seperti keluhan, sebenarnya ini adalah cara halus untuk menunjukkan kesuksesan dalam karier. Contoh lain bisa ditemukan ketika seseorang mengeluh tentang betapa sibuknya mereka menghadiri berbagai acara, yang secara tidak langsung menunjukkan popularitasnya.
Mengapa Humblebrag Kerap Digunakan?
Orang sering menggunakan humblebrag karena ingin memamerkan pencapaiannya tanpa terkesan sombong. Dalam dunia digital, membangun citra diri yang baik menjadi sangat penting. Oleh karena itu, mereka mencari cara halus untuk menyampaikan prestasi agar tetap terlihat rendah hati. Dengan humblebrag, orang merasa bisa berbagi kebanggaan tanpa dicap angkuh.
Dampak Humblebrag terhadap Orang Lain
Meskipun humblebrag terdengar seperti cara cerdas untuk berkomunikasi, tidak sedikit orang yang merasa terganggu dengan jenis pernyataan ini. Penelitian mengungkapkan bahwa humblebrag sering kali membuat orang lain merasa tidak nyaman karena dianggap tidak tulus. Alih-alih mendapatkan pujian, seseorang yang menggunakan humblebrag justru bisa dilihat sebagai kurang jujur. Akibatnya, hubungan sosial di media sosial bisa terpengaruh secara negatif.
Cara Menghindari Humblebrag
Untuk menghindari humblebrag, kita perlu lebih sadar dalam cara berbagi pencapaian. Jika ingin menceritakan prestasi, lebih baik melakukannya secara jujur tanpa harus berpura-pura rendah hati. Misalnya, ketika seseorang berhasil mencapai sesuatu dalam pekerjaan, cukup katakan, “Saya sangat bangga dengan pencapaian saya tahun ini.” Dengan berbicara secara jujur, pesan yang disampaikan lebih dihargai dan citra positif pun terbentuk.



