
Pelatihan Coping Stres: UMA Perkuat Kesehatan Mental Aparatur Desa Tanjung Morawa
Universitas Medan Area (UMA), melalui Program Studi Magister Psikologi, mengadakan pelatihan bertema “Efektivitas Coping Stres terhadap Psychological Well-Being”. Pelatihan ini ditujukan bagi aparatur pemerintahan desa se-Kecamatan Tanjung Morawa. Kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Kecamatan pada 18 Juni 2025. Pelatihan ini berhasil menghadirkan jajaran aparatur desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan akademisi.

Panitia memulai acara pada pukul 08.30 WIB dengan sesi registrasi peserta. Setelah itu, Desi Natalia Tambunan memandu pembukaan resmi sebagai protokol acara. Azrul Abdillah memimpin doa bersama. Para peserta kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan.
Dr. Suryani Hardjo, Ketua Program Studi Magister Psikologi UMA, menyampaikan sambutannya. Ia menegaskan pentingnya kesejahteraan psikologis bagi aparatur desa. Mereka memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Gontar Syahputra Panjaitan, Camat Tanjung Morawa, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Ia menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas SDM desa.
Dr. Suryani kemudian menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa sebagai simbol kerja sama. Setelah sesi tersebut, peserta mengikuti sesi foto bersama. Panitia juga menyediakan coffee break bagi seluruh peserta.

Azrul Abdillah memulai sesi inti dengan pemaparan materi pelatihan. Ia menjelaskan strategi coping stres yang efektif. Ia juga menguraikan keterkaitan antara teknik tersebut dengan peningkatan kesejahteraan psikologis aparatur desa. Para peserta belajar memahami cara-cara praktis menghadapi tekanan kerja. Mereka juga berlatih menjaga kesehatan mental di lingkungan birokrasi.

Menjelang penutupan, Dr. Salamiah Sari Dewi memberikan sesi penguatan. Ia memotivasi peserta agar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Ia menekankan pentingnya penerapan dalam kehidupan kerja maupun kehidupan pribadi.

Panitia menutup pelatihan tepat pukul 12.00 WIB. UMA berharap kegiatan ini memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas layanan publik. Harapan tersebut mengarah pada penguatan kondisi psikologis aparatur desa di Kecamatan Tanjung Morawa.



