
Pengabdian Kepada Masyarakat : “Urgensi Digital Untuk Penguatan Pendidikan Karakter” di SMK Bina Taruna Medan
Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) dan dosen Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan pengabdian masyarakat di SMK Bina Taruna Medan pada Jumat, 2 Agustus 2024. Tim yang terdiri dari Dr. M. Abrar Parinduri, MA, Dr. Firmansyah, MA, dan Dr. M. Fadli Nugraha S.Psi, M.Psi, menyelenggarakan kegiatan dengan tema “Urgensi Digital untuk Penguatan Pendidikan Karakter,” yang diikuti oleh siswa dan guru SMK Bina Taruna Medan.
Dr. Firmansyah, MA menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang literasi digital kepada siswa-siswi SMK Bina Taruna Medan. Hal ini penting untuk membantu mereka memahami dampak teknologi sehingga dapat menghindari efek negatifnya.

Dr. Firmansyah menambahkan bahwa literasi digital dan pengaruhnya terhadap pendidikan karakter sangat penting agar siswa memiliki kesadaran yang bisa mengarahkannya ke arah yang lebih baik. Dia mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia perlu memilah konten yang bermanfaat untuk pengembangan diri dan menghindari yang negatif, seperti jebakan game online, pinjaman online, dan judi online. Literasi digital ini diharapkan membantu pelaku pendidikan dalam mengakses sumber daya pembelajaran online, berpartisipasi dalam forum diskusi, mengikuti kursus daring, serta menggunakan alat pembelajaran kreatif, terutama karena dunia kerja terus berkembang dengan kemajuan teknologi yang berperan penting bagi industri.
Kepala SMK Swasta Bina Taruna 1 Medan, Khairuddin YM, MA, menyatakan rasa senangnya atas kegiatan pengabdian masyarakat dari Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Psikologi UMA. “Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi sekolah dan siswa kami, terutama terkait sosialisasi tentang urgensi literasi digital untuk penguatan pendidikan karakter yang disampaikan oleh Dr. Firmansyah,” ujar Khairuddin.
Selain itu, Khairuddin juga mengapresiasi buku yang diberikan oleh Fakultas Agama Islam UMA dan berharap agar kerja sama ini berlanjut. “Kami berharap Fakultas Agama Islam UMA terus menjalin hubungan dengan kami dan tidak berhenti di sini,” tutupnya.



