Pengertian Apa Itu Koordinasi?
Integrasi atau sinkronisasi ini dilakukan supaya semua orang dapat bekerja mencapai tujuan bersama. Skill ini sering dikaitkan dengan jabatan tinggi. Sebab, atasanlah orang yang bertanggung jawab membagi dan mengoordinasi tugas.
Walau begitu, meski belum menjadi atasan, kemampuan koordinasi tetaplah dibutuhkan. Glints sudah sempat menyinggung ini di atas. Supaya lebih jelas, simak contoh berikut.
Contoh penggunaan skill koordinasi
Misalnya, kamu diminta membuat artikel dengan topik “cara kerja komputer”.
Artikel tersebut terdiri dari tiga bagian, yakni:
pembuka
isi
penutup
Bagian pembuka dan penutup hanya terdiri dari teks. Sementara itu, bagian isi terdiri dari video.
Kamulah yang bertanggung jawab menulis script video. Akan tetapi, pihak yang merekam dan mengeditnya adalah tim kreatif.
Otomatis, pembuatan bagian isi memakan waktu yang lebih lama. Akhirnya, kamu mendahulukan pembuatan script video.
Setelah selesai, kamu meminta bantuan tim kreatif untuk merekam dan mengeditnya. Sementara itu, kamu mengerjakan bagian pembuka dan penutup yang terdiri dari teks saja.
Saat video siap ditayangkan, bagian pembuka dan penutup pun sudah selesai. Kamu tinggal menyatukan artikel dan mempublikasikannya.
Meski terpisah-pisah dan dikerjakan lebih dari 1 pihak, proses pembuatan artikel tersebut tetap padu dan bertujuan sama. Itu adalah inti dari kemampuan koordinasi.
Tanpa skill itu, pembuatan artikel tentu memakan waktu yang lebih lama. Video bisa saja belum jadi, padahal bagian isi dan penutupnya sudah siap ditayangkan.
artikel lain :
Tag:koordinasi, script, skill koordinasi, teks, tim kreatif



