Pengertian Etika Menurut Ahli
Pengertian Etika dari Para pakar
berikut ini adalah klasifikasi secara singkat tentang pengertian etika asal beberapa pakar.
1. Aristoteles
Aristoteles artinya seorang filsuf asal Yunani dan siswa berasal Plato berpendapat dengan membagi etika menjadi dua pengertian, yakni Terminius Technicus serta Manner and Cutom.
Terminius Technicus adalah etika menjadi ilmu pengetahuan yg mempelajari problema tingkah laris atau perbuatan individu (insan), sedangkan Manner and Cutom artinya pengkajian etika berkaitan menggunakan tata cara dan norma yg menempel pada diri individu, serta terkait menggunakan baik dan buruknya tingkah laku , perbuatan, ataupun perilaku individu tersebut.
dua. W. J. S. Poerwadarminta
Wilfridus. J. S Poerwadarminta adalah keliru satu tokoh sastra Indonesia, mengemukakan bahwa etika merupakan ilmu pengetahuan terkait perbuatan dan sikap insan dipandang dari sisi baik dan sisi buruknya yang ditentukan oleh manusia pula.
tiga. Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja
Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja ialah galat satu tokoh pendidikan pada Indonesia, menyampaikan definisi bahwa etika adalah suatu ilmu yg memberikan arahan, acuan, dan jua pijakan di suatu perilaku atau perbuatan insan.
4. Louis O. Kattsoff
Kattsoff memberikan pandangan bahwa etika di hakikatnya lebih cenderung berkaitan dengan asas-asas pembenaran pada relasi tingkah laris antarmanusia.
5. H. A Mustafa
H. A. Mustafa mengemukakan pengertian etika artinya ilmu yg mempelajari suatu tingkah laku atau perbuatan insan berasal segi baik dan buruknya dengan memperhatikan sikap manusia tadi sejauh yg diketahui sang logika pikiran manusia.
SD artikel lain :
Tag:arahan, Aristoteles, Mustafa, pakar, relasi



