Penokohan dan Penulisan Fiksi
Penokohan dan Penulisan Fiksi Menciptakan karakter unik dalam fiksi bisa dibilang merupakan bagian paling menantang dari menulis. Sebagai penulis, tujuan kami adalah menciptakan karakter yang kompleks dan berlapis yang berlapis dan dapat dipercaya. Sayangnya, menciptakan karakter yang kompleks, berlapis, dan dapat dipercaya juga merupakan salah satu bagian terberat dari menulis, karena sebagian besar penulis berjuang untuk membuat diri mereka memahami dan mengembangkan karakter tanpa menjadi terlalu deskriptif. Namun, karakter hebat melompat dari halaman… mereka merasa nyata, tidak seperti stereotip kardus. Bagaimana kita mengetahui karakter seseorang dari ucapannya? Ini tidak sesulit yang Anda bayangkan. Penokohan adalah pendefinisian ciri-ciri seorang tokoh yang membedakannya dari tokoh fiksi lain yang sejenis. Misalnya, di Harry Potter, Profesor Snape adalah ahli ramuan dan Hagrid si raksasa yang bepergian dengan Harry. Meskipun kedua karakter memiliki karakteristik yang sangat berbeda dan dijelaskan dengan kata-kata yang berbeda, mereka masih memiliki karakteristik yang diperlukan dari seorang protagonis. Profesor dan Hagrid adalah dua karakter ideal untuk membentuk protagonis yang menarik; namun, bagaimana kita bisa membuat pembaca kita memahami dan mengidentifikasi dengan mereka? Di paragraf kedua kita, kita sudah tahu apa itu Profesor Snape dan Hagrid. Kita tahu apa itu Harry Potter. Oleh karena itu, kita bisa mulai dengan menggambarkan karakteristik masing-masing karakter. Profesor digambarkan sebagai figur otoritas, guru yang cerdas dan intelektual yang tegas terhadap siswanya, dan bersedia berada di sana untuk membimbing pikiran muda ketika mereka tersesat. Di sisi lain, Hagrid digambarkan sebagai tuan tanah yang lembut dan baik hati yang dikenal karena kasih sayang dan pengertiannya terhadap semua jenis hewan, serta kesabaran dan perhatiannya terhadap setiap orang. Dari uraian ini, kami kemudian menetapkan bahwa Harry Potter akan memasuki halaman Sekolah Sihir dan Sihir Hogwarts dan bahwa Profesor Snape adalah profesor dan kepala sekolah di sekolah tersebut. Akhirnya, kita tahu bahwa Harry Potter akan menggunakan tongkat sihirnya yang luar biasa untuk mengubah dirinya menjadi binatang dan melarikan diri dari tanah, di mana dia ditakdirkan untuk hidup. Narasi dimulai dengan kata-kata “Saya Harry Potter, putra Rowena Ravenclaw, dan saya harus terbang.” Ini adalah narasi yang membuat kita tahu persis ke mana Harry, orang tuanya, dan teman-temannya pergi di awal cerita.
Artikel lainnya.
https://kepegawaian.uma.ac.id/sosialisasi-sertifikasi-pendidik-untuk-dosen-serdos/



