Perbedaan Arsip Digital dan Arsip Elektronik
Perbedaan Arsip Digital dan Arsip Elektronik
Pada prinsipnya arsip digital dan arsip elektronik merupakan istilah yang sama. Arsip jenis ini memiliki dua kriteria sebagai berikut:
- Dokumen/data fisik yang diubah ke dalam bentuk digital. Sebagai contoh, ijazah, akta, dan surat yang ditulis tangan dan ditandatangani, kemudian dipindai menggunakan alat scanner menjadi dokumen pdf.
- Dokumen/data yang dari awalnya memang dibuat dalam bentuk digital . Sebagai contoh, tugas kuliah yang langsung diketik di Microsoft Word.
Langkah Menciptakan Arsip
Mengingat pentingnya mengetahui jenis-jenis arsip, penataan atau pengelolaan arsip bagi kehidupan berorganisasi, maka keberadaan arsip perlu mendapat perhatian khusus, sehingga keberadaan arsip di kantor/perusahaan benar-benar menunjukkan peran yang sesuai dan dapat mendukung penyelesaian pekerjaan yang dilakukan semua karyawan atau pegawai dalam organisasi.
Adapun langkah-langkah dalam menciptakan arsip, yaitu:
- Memberi keterangan waktu : hari, tanggal, bahkan jika diperlukan cantumkan juga jam. Kemudian keterangan lokasi/ tempat.
- Karena diperuntukkan bagi keperluan di masa depan, perkirakan data apa saja yang perlu dimasukkan. Misalnya tambahkan keterangan siapa pembuatnya. Pembacanya di masa depan biasanya ingin mengetahui keterangan-keterangan seperti ini.
Nah demikianlah info mengenai definisi arsip, fungsi arsip, dan jenis-jenis arsip lengkap beserta penjelasan dan contoh-contohnya.
artikel lain:
https://bakri.uma.ac.id/kegunaan-arsip/



