
Snapdragon 8 Gen 3 diharapkan dapat mengungguli Apple A17 Bionic
Menurut laporan, Qualcomm tidak akan merilis Snapdragon 8+ Gen 2 sebagai perbaikan pada pertengahan siklus, melainkan akan fokus pada pengembangan chipset Snapdragon 8 Gen 3. Berdasarkan informasi dari RGcloudS, chipset baru ini akan memiliki konfigurasi core yang sama dengan pendahulunya, Snapdragon 8 Gen 2, yaitu 1+4+3, tetapi akan menghadirkan core utama baru yaitu Cortex-X4 dengan clock speed hingga 3,70 GHz. Dengan demikian, terjadi peningkatan clock speed sebesar 15% dari pendahulunya, Cortex-X3 pada Snapdragon 8 Gen 2.
Kemungkinan besar Snapdragon 8 Gen 3 akan dibangun menggunakan node 4nm N4P TSMC. Saat ini, satu-satunya chipset flagship yang akan diproduksi pada proses 3nm adalah Apple A17 Bionic. Diperkirakan bahwa Qualcomm akan mengikuti tren dan menggunakan node 3nm pada tahun depan dengan merilis Snapdragon 8 Gen 4.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Qualcomm tentang detail dari Snapdragon 8 Gen 3, kabar yang beredar mengindikasikan bahwa chipset baru tersebut bisa melampaui kinerja single-core dari A17 Bionic. Namun, A17 Bionic diperkirakan tetap lebih unggul dalam hal efisiensi. Ada rumor yang mengatakan bahwa Snapdragon 8 Gen 3 yang terpasang di Galaxy dapat mengungguli A17 Bionic secara teori, tetapi kinerjanya dalam penggunaan dunia nyata masih perlu diuji.
Menurut laporan Gizmochina (6/3), Snapdragon 8 Gen 3 kemungkinan akan menggunakan inti baru Cortex-A715 dan Cortex-A515. Sayangnya, kecepatan clock dari core ini masih belum diketahui. Kenaikan kecepatan clock dari core utama Cortex-X4 berpotensi meningkatkan konsumsi daya, yang dapat mempengaruhi masa pakai dan suhu baterai. Masalah ini masih harus diatasi oleh Qualcomm.
Snapdragon 8 Gen 2 sudah mengalami peningkatan yang signifikan dari versi sebelumnya, dan Snapdragon 8 Gen 3 diperkirakan akan dibangun di atas dasar tersebut. Meskipun masih terlalu dini, tapi akan menarik untuk melihat seberapa baik performa chipset baru tersebut ketika akhirnya dirilis.



