
UMA dan USK Jalin Kolaborasi Strategis untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Universitas Medan Area (UMA) terus memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan. Kali ini, UMA menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui penandatanganan nota kesepahaman dan sosialisasi akademik yang berlangsung di Convention Hall Lantai 3, Gedung Rektorat Kampus I UMA.

Pada kesempatan ini, Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., hadir langsung bersama para Wakil Rektor dan dosen dari berbagai fakultas. Dari pihak USK, Wakil Direktur Akademik Sekolah Pascasarjana, Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., IPU, ASEAN.Eng, memimpin delegasi bersama tiga anggota tim akademik lainnya.

Selanjutnya, Rektor UMA menyampaikan rasa antusias atas kolaborasi ini. Ia meyakini bahwa kerja sama tersebut akan memperkuat mutu pendidikan dan penelitian di kedua perguruan tinggi. Dalam sambutannya, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian UMA, termasuk akreditasi Unggul yang diraih oleh Program Doktor Ilmu Pertanian serta berbagai program studi lainnya yang telah meraih predikat tertinggi dari lembaga akreditasi independen.

Setelah penandatanganan, acara berlanjut dengan sesi sosialisasi akademik. Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman membawakan materi bertajuk “Merajut Wawasan Akademik: Kolaborasi dan Inovasi untuk Dosen Berdaya Saing Unggul.” Dalam pemaparannya, ia mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing dosen melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk membangun sinergi strategis demi menciptakan ekosistem pendidikan yang tanggap terhadap tantangan global.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menandai langkah awal yang solid menuju kolaborasi akademik jangka panjang antara UMA dan USK. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, membuka peluang pertukaran pengetahuan, meningkatkan kualitas SDM dosen, dan mendorong riset yang inovatif serta aplikatif.



