
UMA Perkuat Sinergi Akademik dengan Pengadilan Militer I-02 Medan
Universitas Medan Area (UMA) terus memperkuat jejaring institusional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Pengadilan Militer I-02 Medan. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall, Lantai I Gedung Rektorat Kampus I UMA, dan dihadiri langsung oleh pimpinan universitas, jajaran dosen, serta tamu undangan dari kedua institusi.

Dalam sambutannya, Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menegaskan komitmen universitas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi lintas institusi. Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik dan memperkaya pengalaman belajar berbasis praktik.
“Kami percaya bahwa kemitraan dengan lembaga peradilan, khususnya Pengadilan Militer, akan membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa,” ujarnya. “Ini sejalan dengan visi UMA dalam mencetak lulusan hukum yang adaptif, profesional, dan berintegritas.”

Selanjutnya, UMA dan Pengadilan Militer I-02 Medan menyepakati sejumlah bentuk kerja sama. Keduanya akan menggelar pengadilan semu, program simulasi sidang, pelatihan hukum militer, serta program magang dan observasi langsung di lingkungan peradilan militer.

Untuk memperjelas pentingnya kolaborasi ini, Dekan Fakultas Hukum UMA, Dr. M. Citra Ramadhan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung yang relevan dengan dunia kerja. Ia menekankan bahwa pendekatan ini sangat krusial dalam memperkaya wawasan mahasiswa tentang sistem peradilan militer.
“Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Ini merupakan langkah nyata untuk mendekatkan mahasiswa pada praktik hukum dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan profesi ke depan,” tegasnya.
Sebagai mitra kerja sama, Ketua Pengadilan Militer I-02 Medan, Bapak Rony Suryandoko, S.I.P., S.H., M.Han., menyampaikan antusiasme terhadap kolaborasi ini. Ia menggarisbawahi bahwa lembaganya siap mendukung dunia pendidikan melalui kemitraan strategis seperti ini.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Hukum UMA yang akan menjadi bagian dari masa depan hukum Indonesia,” jelasnya.

Untuk menutup rangkaian acara, kedua belah pihak mengikuti sesi dokumentasi dan ramah tamah sebagai simbol komitmen bersama. Kerja sama ini menunjukkan bahwa UMA terus berupaya menghadirkan pendidikan hukum yang kontekstual, responsif, dan selaras dengan dinamika masyarakat serta kebutuhan dunia kerja.



