
Universitas Medan Area Raih Penghargaan MURI Berkat Inovasi Lingkungan
Universitas Medan Area (UMA) mencatat prestasi luar biasa dengan meraih Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan atas kegiatan bertajuk “Penuangan Eco Enzyme Secara Serentak di Sungai Terbanyak”. Pusat Kampus Hijau UMA menjadi penggerak utama dalam pencapaian ini.
Dalam acara tersebut, dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Pertanian menuangkan Eco Enzyme di lima titik Sungai Deli di Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas air sungai. Selain itu, UMA ingin mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah organik.
Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan ini. Beliau mengapresiasi kerja keras tim yang melibatkan berbagai elemen kampus. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UMA dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Pusat Kampus Hijau, Saipul Sihotang, S.Si., M.Biotek, turut mengucapkan selamat kepada tim yang telah berkontribusi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menyukseskan acara ini. Saipul berharap pencapaian ini dapat menginspirasi kampus lain untuk ikut serta dalam gerakan global pelestarian lingkungan.
Prestasi ini sejalan dengan partisipasi UMA dalam program GreenMetric 2024. Program ini bertujuan mendorong universitas di seluruh dunia untuk menerapkan prinsip keberlanjutan. UMA semakin memperkuat komitmennya melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengelolaan lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian UMA terhadap lingkungan, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai kampus hijau. Dengan pencapaian ini, UMA memberikan contoh konkret bagi institusi pendidikan lain untuk berperan aktif dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.



