
Workshop Implementasi Internasionalisasi Kurikulum OBE di UMA
Universitas Medan Area (UMA), melalui Biro Penjaminan Mutu dan Informasi Digital (BPMID), mengadakan Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Selasa, 7 Januari 2025. Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB di Convention Hall, Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus 1 UMA. Workshop ini bertujuan mendukung internasionalisasi kurikulum dan melibatkan narasumber ahli, Bapak Prihandoko, S.Kom, MIT, PhD, dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM).

Kegiatan ini menarik banyak perhatian. Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, hadir bersama para Wakil Rektor, Kepala BPMID, tim BPMID, ketua program studi, kepala bidang pembelajaran, dan gugus kendali mutu. Para peserta hadir untuk memahami konsep OBE dan cara menerapkannya secara strategis di lingkungan UMA.
Sambutan dan Pembukaan
Dr. M. Khahfi Zuhanda, S.Si, M.Si, membuka acara dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Sebagai Kepala BPMID sekaligus Ketua Panitia, ia menegaskan pentingnya acara ini dalam mengintegrasikan konsep OBE ke dalam kurikulum UMA. Ia juga menekankan kebanggaannya karena workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman.

Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, menyampaikan bahwa OBE menjadi pendekatan penting untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Beliau menekankan bahwa kurikulum UMA harus mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat global. Dengan semangat yang sama, beliau berharap workshop ini mampu memberikan wawasan baru dan strategi konkret bagi para peserta.
Materi dan Diskusi
Bapak Prihandoko, S.Kom, MIT, PhD, memulai pemaparan dengan menjelaskan prinsip dasar OBE, seperti CPL, PLO, dan CLO. Ia juga memberikan panduan praktis tentang cara merancang kurikulum berbasis OBE. Dalam sesi ini, ia membahas langkah-langkah untuk menyusun profil lulusan, merumuskan CPL, serta menyelaraskan metode pengajaran dengan CLO.

Setelah itu, ia melanjutkan dengan pembahasan mengenai implementasi dan evaluasi kurikulum berbasis OBE. Narasumber menjelaskan strategi penerapan OBE secara detail, termasuk teknik penilaian dan sistem evaluasi keberhasilan kurikulum. Para peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab yang memperkaya wawasan mereka. Forum diskusi ini memberikan ruang untuk bertukar ide dan mencari solusi atas tantangan dalam penerapan OBE.
Penutupan
Acara berakhir dengan pemberian cinderamata kepada Bapak Prihandoko sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya. Setelah itu, peserta dan panitia melakukan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan. Dengan penuh antusias, UMA berharap workshop ini menjadi langkah awal yang signifikan untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan universitas.




