
Workshop Penyusunan Program Studi Baru Sarjana dan Magister Informatika
Biro Penjaminan Mutu dan Informasi Digital (BPMID) Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan Workshop bertajuk “Pembentukan Program Studi Baru Program Sarjana dan Magister Bidang Ilmu Informatika.” Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 6 Januari 2025, pukul 08.30 WIB, di Convention Hall Lantai 1 Gedung Rektorat, Kampus 1 UMA.

Acara menghadirkan Bapak Prihandoko, S.Kom, MIT, PhD, sebagai narasumber. Beliau adalah anggota Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Workshop ini juga dihadiri Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc. Para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Teknik, Kepala BPMID, dan tim pengusung program studi baru turut hadir dalam kegiatan ini.

Dr. Khahfi Zuhanda, S.Si, M.Si, membuka acara sebagai Ketua BPMID dan Ketua Panitia. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa agenda workshop meliputi pemaparan proposal dan diskusi kondisi Program Studi Teknik Informatika. Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, mengucapkan terima kasih kepada narasumber atas partisipasinya. Beliau berharap masukan dalam workshop ini dapat menjadi panduan bagi UMA untuk mendirikan program studi baru, seperti Magister Sistem Informasi.
Dr. Hartono, Ketua Pembentukan Prodi Baru, mempresentasikan proposal Program Studi baru. Ia menjelaskan profil lulusan, struktur kurikulum, dan perbandingan dengan program studi sejenis. Narasumber memberikan saran untuk memperkuat keunikan program dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar kerja.

Rizki Muliono, S.Kom, M.Kom, sebagai Ketua Program Studi Teknik Informatika, memaparkan kondisi terkini prodi. Ia menjelaskan indikator kinerja, data dosen, publikasi ilmiah, dan pencapaian lainnya. Narasumber kemudian memberikan rekomendasi terkait sistem penjaminan mutu dan pengembangan program studi di masa depan.

Bapak Prihandoko menyarankan agar UMA mendirikan Magister Teknik Informatika, mengingat keberadaan Program Sarjana Teknik Informatika. Beliau juga merekomendasikan perubahan nama Sarjana Sistem Informasi menjadi Sains Data atau Teknologi Informasi. Selain itu, ia menyarankan pendirian Fakultas Ilmu Komputer untuk memperkuat pengelolaan prodi.
Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama narasumber. Workshop diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan program studi di Universitas Medan Area.



