
UMA Dorong Digitalisasi Pemasaran Wisata Lewat FGD untuk Capai SDGs di Indonesia
Universitas Medan Area (UMA) melalui tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemasaran Digital Destinasi Wisata Berkelanjutan dalam Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung di Café Wongsolo Polonia, Medan, pada Kamis, 17 Juli 2025. Tim pelaksana menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas sinergi antara sektor pariwisata dan transformasi digital. Diskusi ini menjadi forum strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Narasumber Soroti Tantangan dan Peluang Digitalisasi Wisata
Sebagai penguat materi diskusi, tim UMA mengundang Mahmuzar, SS dari Dinas Pariwisata Kota Medan sebagai narasumber utama. Ia memaparkan tantangan dan peluang pemasaran digital destinasi wisata di era teknologi. Selain itu, ia menegaskan pentingnya strategi digitalisasi yang dirancang pemerintah daerah untuk menarik wisatawan secara berkelanjutan.
Selanjutnya, Dr. Wan Suryani, SE, M.Si memimpin jalannya FGD sebagai Ketua Tim. Ia bekerja sama dengan dua anggota tim lainnya, yakni Dr. Indawati Lestari, SE, M.Si dan Rahma Afwina, S.Psi, M.Psi. Diskusi berlangsung secara interaktif. Berbagai kalangan yang peduli terhadap sektor pariwisata dan pembangunan berkelanjutan turut berpartisipasi aktif.

Komitmen UMA dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Di sisi lain, forum ini juga menjadi ruang aktualisasi peran akademisi. Dalam sambutannya, Dr. Wan Suryani menyatakan bahwa para akademisi memiliki tanggung jawab nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Ia menyoroti peran sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi yang ramah lingkungan dan berbasis digital.
Dukungan Pemerintah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi
Tak hanya itu, kegiatan FGD ini memperlihatkan dukungan konkret dari pemerintah pusat terhadap upaya kampus dalam pengembangan masyarakat. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KEMENDIKTISAINTEK) Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. UMA menjalankan FGD ini sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berbasis riset.

Lebih lanjut, Universitas Medan Area terus menunjukkan komitmennya untuk mengambil peran aktif dalam transformasi sosial. UMA secara aktif menciptakan solusi inovatif berbasis ilmu pengetahuan. Lembaga ini juga mendorong kolaborasi lintas sektor guna mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, FGD ini tidak hanya mempertemukan pemangku kepentingan, tetapi juga memperkuat sinergi antara teori dan praktik. Melalui forum ini, UMA menegaskan posisinya sebagai katalisator perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan.



