
PKM UMA Wujudkan Transformasi SDM Digital dan Marketing 5.0 di Namira Islamic School
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Medan Area (UMA) terus merespons perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Tim ini menggelar pelatihan bertema “Implementation Digitalization-Based Human Resource Empowerment on Social Media and Marketing 5.0” di Namira Islamic School, Jalan Setia Budi, Medan.

Selama dua hari, tepatnya pada Jumat dan Sabtu, sebanyak 100 guru mengikuti pelatihan ini. Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi kegiatan.
Ketua Yayasan Fajar Islam Namira Islamic School, Rahmat Saleh, B.HSc., hadir langsung dalam acara ini. Ia mengapresiasi langkah akademik UMA yang mendorong kemajuan pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah di era digital.
Para Narasumber Perkuat Kapasitas Guru
Tiga narasumber dari UMA membawakan materi yang memperkuat pemahaman peserta terhadap dunia digital dan marketing.
Pertama, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nur Aisyah, SE., MM., Kepala Pusat Kajian Magister Manajemen Pascasarjana UMA, menekankan pentingnya penguasaan media sosial. Ia menjelaskan bahwa platform seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok dapat mendukung pemberdayaan guru. Ia juga menyampaikan bahwa media sosial memiliki peran ganda. Selain sebagai alat komunikasi, platform ini juga bisa menjadi media edukasi dan pengembangan profesional.
Selanjutnya, Riza Fanny Meutia, SE., MM., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMA, membahas strategi digital marketing. Ia menyoroti pentingnya personal branding dan penguatan citra institusi melalui identitas digital yang kuat. Ia menjelaskan bahwa strategi digital yang tepat akan membantu sekolah menjangkau calon peserta didik dan masyarakat lebih luas.
Terakhir, Andre Hasudungan Lubis, S.Ti., MSc., dosen dari Fakultas Teknik UMA, membahas integrasi teknologi informasi dalam sistem manajemen SDM. Ia menekankan kesiapan guru dalam menghadapi era Industri 5.0. Ia juga mengingatkan bahwa dunia pendidikan harus siap beradaptasi dengan ekosistem digital yang terus berkembang.
Interaksi Aktif Bangun Transformasi Nyata
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan semarak. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan terlibat dalam simulasi nyata. Tim PKM UMA mendorong penerapan digitalisasi secara langsung di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan ini, UMA berharap proses transformasi digital di Namira Islamic School dapat berjalan secara berkelanjutan. Pelatihan ini sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global.



