
Universitas Medan Area (UMA) Meriahkan UMA Law Fair 2025 dengan Fun Run dan Ragam Acara
Universitas Medan Area (UMA) sukses menggelar rangkaian kegiatan UMA Law Fair 2025. Acara ini berlangsung selama tujuh hari, dari 26 Mei hingga 1 Juni 2025. Sebagai puncaknya, panitia menyelenggarakan fun run sejauh 5 kilometer pada Minggu (1/6). Sebanyak 368 peserta mengikuti lomba tersebut. Peserta terdiri dari mahasiswa UMA dan masyarakat umum.

Untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., turut hadir langsung di lokasi. Ia datang bersama Dekan Fakultas Hukum, Dr. M. Citra Ramadhan, M.H., serta sivitas akademika Fakultas Hukum. Beberapa tamu undangan juga ikut memeriahkan acara.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia memberikan medali kepada setiap peserta yang berhasil menyelesaikan lintasan. Selain itu, tiga pelari tercepat mendapatkan hadiah uang pembinaan dari universitas. Tidak hanya itu, panitia juga membagikan hadiah lucky draw kepada peserta yang beruntung. Mereka menyelenggarakan berbagai permainan menarik dan menggelar bazar dari para sponsor. Acara ini dipandu oleh Ibrahim Umar, yang dikenal sebagai Ketua Limpul.
Dalam sambutan resminya, Rektor UMA menyampaikan harapan besar terhadap acara ini. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa memperkenalkan UMA ke masyarakat lebih luas. Banyak peserta yang datang dari luar Kota Medan. Oleh karena itu, menurutnya, kegiatan ini mencerminkan potensi UMA untuk terus berkembang. “Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Ke depan, kami akan menjadikannya agenda tahunan. Jumlah peserta pasti akan terus bertambah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor juga menekankan pentingnya acara semacam ini dalam membangun kebersamaan. Ia percaya bahwa kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antarwarga kampus dan masyarakat. “Lewat acara ini, kita bisa menambah teman dan saudara,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum, Dr. M. Citra Ramadhan, M.H., menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Ia mengapresiasi pimpinan UMA, sivitas akademika, panitia, dan sponsor. Menurutnya, kerja sama seluruh elemen sangat penting dalam menyukseskan acara ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat eksistensi Fakultas Hukum UMA di tengah masyarakat.

Di sisi lain, UMA Law Fair 2025 juga menyuguhkan berbagai perlombaan dan pertunjukan yang menarik. Mahasiswa dan pelajar mengikuti lomba Paskibraka, senam SKJ, dan tari tradisional. Penonton juga menikmati penampilan band akustik, fashion show, dan kegiatan Pramuka. Panitia turut mengadakan turnamen antar kampung (Tarkam), debat hukum, dan cerdas cermat. Setiap kegiatan ini membawa semangat kolaborasi dan persahabatan di antara peserta.
Sebagai penutup, UMA Law Fair 2025 berhasil menciptakan suasana kampus yang terbuka dan inklusif. Masyarakat merasakan kehadiran UMA bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan kebudayaan.



